Teori Warna : Pengertian dan Penjelasan Warna Menurut Para Ahli

Teori Warna (Color Theory), adalah seni menggabungkan kombinasi warna untuk menyampaikan pesan kepada mata dengan terjemahan visualisasi kontras antara satu warna dengan warna lain.

Warna dalam Kamus besar bahasa Indonesia diberikan defenisi sebagai kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan oleh benda – benda yang dikenainnya. Menarik kesimpulan dari penjelasan yang diberikan oleh kamus besar bahasa Indonesia tersebut, kita dapat memahami bahwa warna merupakan suatu kesan yang ditangkap oleh indra penglihatan yang merupakan refleksi dari benda – benda yang memantulkan cahaya.

Dalam kehidupan sehari – hari, warna merupakan suatu entitas yang begitu penting bagi manusia. Dengan adanya kombinasi warna kita dapat membedakan berbagai macam objek. Contoh seperti dedaunan, laut, danau, dan berbagai macam benda – benda alami lainnya, yang mana setiap benda pasti memiliki paling kurang satu warna untuk mendeskripsikan wujudnya.

Kita ambil contoh antara laut dan danau keduanya merupakan elemen air. Namun antara laut dan danau memiliki perbedaan warna yang mencolok antara keduanya.

Dalam seni sendiri warna merupakan elemen yang memiliki makna mendalam pada penggunaannya. Setiap warna yang dipilih oleh para seniman mewakili perasaan maupun emosi yang ingin mereka sampaikan melalui karya seni yang dihasilkan.

Apa Itu Teori Prang

Teori Warna

Salah satu teori warna yang cukup populer dikalangan para pekerja seni ialah Teori Prang. Prang sendiri, merupakan nama dari penemu teori warna ini. Teori ini sendiri pertama kali ditemukan pada tahun 1876 oleh seorang ahli litografi di Amerika Serikat yakni seorang Louis Prang. Dalam teorinya ini Prang membagi tingkatan warna menjadi kepada 3 bagian yaitu :

  1. Hue, merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan suatu warna, semisal warna Merah, Biru, Hijau dan lain sebagainnya.
  2. Value, istilah ini sendiri merujuk kepada pencahayaan dari suatu warna. Meliputi antara gelap terangnya suatu warna, sebagai contoh tingkatan kecerahan warna dari putih ke hitam.
  3. Intensity, atau yang biasa dikenal dengan istilah lain yakni Chroma, merupakan dimensi yang berkaitan dengan cerah atau suramnya suatu warna.

Teori prang ini sendiri kerap menjadi bagian tak terpisahkan dari para pelaku karya seni rupa. Baik dibidang busana, garmen, bordir dan beragam karya seni rupa lainnya. Selain teori Prang masih ada teori Brewster yang cukup populer dikenal saat ini.

Apa itu Teori Brewster

Teori Brewster pertama kali diperkenalkan pada tahun 1831. Teori warna ini sendiri memiliki konsep menyederhanakan warna – warna yang terdapat pada alam yang kemudian dikelompokkan menjadi 4 kelompok warna. Ke-empat kelompok warna pada teori Brewster ini adalah warna primer, sekunder, tersier, dan netral.

  • Warna Primer
    Warna primer merupakan warna dasar atau warna pokok dari segala warna. Kategori Warna primer sendiri terdiri dari tiga warna utama RGB yakni biru, merah, dan kuning. Yang mana dengan menggunakan warna ini lalu mencampurkannya dengan warna lain maka kita akan mendapatkan warna baru.
  • Warna Sekunder
    Warna sekunder merupakan warna kedua, mengapa disebut warna kedua atau sekunder ?, karena untuk mendapatkan warna sekunder maka harus dicampurkan kedua warna primer untuk memperoleh satu warna sekunder. Sebagai contoh saat kita mencampurkan warna merah dengan warna kuning maka akan menghasilkan warna orange. nah warna orange inilah yang dikenal dengan warna sekunder atau warna kedua.
  • Warna Tersier
    Sementara itu saat kita mencampukan warna primer dengan warna sekunder maka warna yang dihasilkan dari pencampuran ini dinamakan dengan warna tersier. Jadi warna tersier merupakan warna hasil dari pencampuran warna primer dan warna sekunder. kita ambil contoh warna coklat merah merupakan pencampuran dari warna merah dan warna hijau. Dimana warna merah sebagai perwakilan dari warna primer sedangkan hijau merupakan bagian dari warna sekunder.
  • Warna Netral
    Warna netral ialah warna yang berfungsi sebagai warna latar belakang, warna netral menjadi warna yang akan sangat mudah bila dipadukan bersamaan dengan warna lainnya. Kategori Warna netral terdiri dari tiga warna dasar yakni hitam, putih, dan abu – abu.

Apa Itu Teori Munsell

Teori Munsell merupakan sebuah teori warna yang pertama kali dikemukakan oleh Albert H. Munsell pada tahun – tahun pertama abad ke-20. Dalam penuturan teorinya dijelaskan bahwa setiap warna dapat dibagi menjadi 3 dimensi warna, nama warna, nilai, dan intensitas.

Teori ini sendiri sudah diakui dan diadaptasi oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat USDA sebagai sistem warna yang mereka gunakan pada penelitian seputar tanah pada tahun 1930an.

  • Dimensi nama warna
    Dimensi nama warna merupakan rujukan untuk menunjuk satu entitas warna. Menurut dari teori Munsell, sebelum adanya teori ini manusia mengenal dan membedakan warna dengan memasukkan unsur alam kedalamnya seperti warna hijau yang dideskripsikan sebagai hijau alpukat, kuning pisang, merah delima. Setelah Albert H. Munsell memperkenalkan teori ini maka manusia jadi lebih mudah dalam membedakan antar satu warna dengan lainnya.
  • Dimensi nilai warna
    Berikutnya ada dimensi nilai warna. Dimensi nilai warna merupakan urutan kecerahan pada suatu warna, dengan adanya teori ini warna kemudian dibagi lagi berdasarkan tingkat kecerahan pada warna itu sendiri. Ada 9 tingkat kecerahan warna yang dikemukakan pada teori ini. Yaitu di tingkat pertama adalah warna putih dan tingkatan terakhir adalah warna hitam sedangkan diantara tingkatan satu dan terakhir ada warna abu – abu. Perlu diketahui juga bahwa warna putih merupakan warna paling terang pada tingkatan ini, sedangkan warna hitam merupakan warna paling gelap, dan warna abu – abu adalah warna paling netral dalam demensi nilai warna.
  • Dimensi intensitas
    Dimensi intensitas adalah suatu hal yang menyatakan kekuatan atau kelemahan suatu warna, daya pancar warna serta kemurnian suatu warna.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Eki Akmarullah

Eki Akmarullah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kampung Designer Logo 80

Berlangganan
Newsletter

100% Privacy, No Spam Guaranty

Recent Posts